Beranda » survey jasa geolistrik » Metode Geolistrik

Metode Geolistrik

T Diposting oleh pada 31 July 2021
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 37 kali

Metode geolistrik adalah sebuah metode atau teknik eksplorasi untuk mengetahui keadaan bawah tanah dengan bantuan sifat kelistrikan batuan. Dengan bantuan listrik tersebut akan diketahui tahanan jenis dan sifat potensialnya.

Penggunaan metode ini pertama kali dipakai oleh Conrad Schlumberger pada tahun 1912. Tujuan metode geolistrik yang ingin mengetahui perubahan tahanan jenis lapisan batuan di bawah permukaan tanah ini sangat membantu.

Pengertian Metode Geolistrik

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa geolistrik adalah metode yang memanfaatkan listrik untuk mengetahui kondisi kondisi di bawah tanah dengan menggunakan teknik tertentu.

Penggunaan aliran listrik tersebut dalam pengukuran, akan menimbulkan tegangan listrik di bawah permukaan tanah. Tegangan tersebut kemudian diukur menggunakan alat yang terhubung melalui 2 buah elektroda.

Jarak keduanya terukur lebih pendek dari elektroda AB. Apabila jarak tersebut dibuat lebih besar, kemungkinan tegangan yang terjadi pada elektroda tersebut akan berubah juga. Sesuai dengan informasi jenis batuan yang dihantar oleh aliran listrik.

metode geolistrik

Hasil pengukuran ini dapat menghasilkan catatan tahanan jenis bahan yang dilalui oleh arus listrik yang dapat diketahui menggunakan Hukum Ohm, yaitu;

R : V/I

Dimana R adalah tahanan, V adalah beda potensial dan I adalah beda arus listrik. Memanfaatkan nilai tahanan jenis dari aplikasi geolistrik, banyak bidang yang telah memakai metode unik ini, yaitu;

  • Regional Geologi yang bermanfaat untuk mengetahui struktur, sedimentasi serta statigrafi.
  • Geohidrologi yang sering menggunakannya untuk mengetahui akuifer, muka air tanah, stratigrafi dan intrusi air laut.
  • Geologi Teknik untuk mengetahui struktur, permeabilitas, stratigrafi hingga porositas.
  • Bidang pertambangan pun tak kalah ingin memanfaatkan metode geolistrik ini untuk mengetahui endapan plaser, stratigrafi, penyebaran endapan mineral dan struktur batuan.
  • Archeology pun sama dengan bidang lain yang memanfaatkan metode ini untuk mengetahui dasar candi, candi terpendam dan tanah galian lama.
  • Geothermal yang bermanfaat untuk mengetahui low resistivity daerah panas bumi, penyebaran dan mengetahui kedalaman panas bumi. Metode yang digunakan ini disebut metode geolistrik untuk panas bumi
  • Sedangkan perminyakan digunakan untuk mengetahui struktur, minyak, serta porositas, water content dan air beserta kontak air. Geolistrik untuk eksplorasi air tanah juga banyak digunakan dalam bidang ini.

Metode geolistrik ini memiliki beberapa konfigurasi yang sering digunakan. Dalam perhitungannya setiap konfigurasi menggunakan 4 buah elektroda yang segaris dan simetris pada pusat kedua sisi.

Kedua konfigurasi inilah yang disebut dengan konfigurasi Wenner dan Schlumberger. Dimana setiap konfigurasi memiliki perhitungan yang berbeda-beda untuk mengetahui nilai tahanan jenis batuan yang ada di bawah tanah.

Metode geolistrik schlumberger adalah metode favorit yang banyak dipakai untuk bisa mengetahui karakteristik lapisan batuan bawah permukaan. Biaya menggunakan metode ini juga relatif murah dibandingkan dengan metode lainnya.

Secara umum metode geolistrik lebih efektif jika digunakan untuk melakukan eksplorasi yang sifat permukaan tanahnya dangkal. Misalnya saja dengan kedalaman 1000 hingga 1500 kaki. Metode ini memiliki banyak kelebihan.

Diantara beberapa kelebihannya adalah peralatannya relative murah apabila dibandingkan dengan metode lainnya, biaya murah dan waktu untuk penggunaannya juga sangat cepat, jadi lebih efisien dan praktis.

Jenis-jenis Metode Geolistrik

Metode geolistrik yaitu sebuah teknik yang digunakan untuk mengetahui kondisi bawah tanah dengan mempelajari sifat listrik di dalam bumi beserta cara pendeteksian yang dilakukan di atas permukaan bumi.

Geolistrik memiliki beberapa jenis yang sering digunakan. Setiap jenis tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan. Untuk mengetahui apa saja jenisnya bisa disimak di bawah ini;

1. Konfigurasi Wenner

Metode geolistrik konfigurasi wenner pertama kali dicetuskan oleh Wenner sejak tahun 1915. Konfigurasi Wenner merupakan salah satu metode yang acap kali digunakan untuk eksplorasi geolistrik dimana jarak tahanannya adalah sama.

Jarak tahanan antara dua elektrodanya arus adalah tiga kali jarak potensial. Jarak potensial terhadap titik sounding menurut konfigurasi ini adalah a/2, hingga akhirnya mendapatkan jarak masing-masing elektroda arus titik soundingnya menjadi 3a/2.

Adapun target kedalaman yang mampu dihasilkan oleh salah satu metode geolistrik ini adalah a/2. Dimana pemasangan elektroda arus akan lurus dengan titik soundingnya.

Jarak antara elektroda arus dan elektroda potensial  berdasarkan perhitungan konfigurasi Wenner adalah sama besar. Hal tersebut dapat terbaca pada gambar di bawah ini;

 

Parameter yang diukur :

1)      Jarak antara stasiun dengan elektroda-elektroda

2)      Arus

3)      Beda potensial

Parameter yang dihitung:

1)      Tahanan jenis

2)      Faktor geometrik

3)      Resistivitas semu

2. Metode Resistivitas

Metode geolistrik resistivitas adalah sebuah teknik yang digunakan dalam survei geofisika yang memanfaatkan perbedaan sifat kelistrikan berupa hambatan jenis dalam batuan di bawah permukaan tanah.

Dalam praktiknya sumber energi geolistrik yang dipakai dapat diklasifikasikan lagi menjadi beberapa jenis yaitu;

  • Geolistrik Aktif yang berdasarkan sumber energi buatan terdiri atas
  1. Geolistrik resistivitas sounding
  2. Geolistrik resistivitas mapping
  3. Metode geolistrik IP (Induced Potential)
  4. Geoelectrical borehole tomography
  5. Mise a la masse
  • Geolistrik pasif yang menggunakan sumber energi alami bumi yang disebut SP (Spontaneous Potential)

Metode geolistrik tahanan jenis dapat juga diartikan sebagai kemampuan suatu bahan untuk menghambat arus listrik yang melaluinya. Apabila bahan tersebut memiliki tingkat resistivitas tinggi, maka akan menjadikan arus listrik semakin sulit untuk mengalir.

Dari sini dapat dibuat kesimpulan bahwa resistivitas bertolak belakang dengan konduktivitas. Dalam gambarannya Geolistrik yang melibatkan batuan yang memiliki sifat resistivitas yang beragam. Sesuai dengan jenis batuannya. Dengan adanya perbedaan sifat inilah dengan metode ini dapat diketahui bagaimana kondisi geologis di bawah permukaan tanah.

Keberagaman resistivitas batuan tersebut juga bergantung pada jenis batuan dan mineral. Selain itu terdapat pula porositas batuan dan kandungan fluida dalam pori-pori batuan yang harus diperhatikan dengan seksama.

Untuk mengukur berapa besar tingkat resistivitas ini biasanya menggunakan alat yang disebut Resistivity meter.

Alat yang berperan sebagai unit utama ini kemudian dilengkapi dengan beberapa perangkat lainnya seperti batang elektroda, sumber daya listrik dan kabel penghubung.

Adapun tentang prinsip pengukuran geolistrik ini pada dasarnya mengacu pada Hukum Ohm yaitu V = I.R.

Cara kerjanya adalah dengan menghantarkan listrik ke dalam tanah sebagai medium hantar hambatan melalui sepasang elektroda arus dan mengukur beda potensialnya.

Banyak bidang yang menerapkan metode geolistrik konfigurasi ini. Mayoritas digunakan untuk mengetahui struktur bawah permukaan dan stratigrafi. Ada pula yang menggunakannya untuk mengetahui sebaran endapan mineral tambang.

Manfaat lainnya adalah untuk mengetahui lapisan akuifer dan muka air tanah, mengetahui akumulasi minyak bumi pada lapisan dangkal. Terakhir adalah untuk mengetahui reservoar geothermal dan mengetahui keberadaan candi terpendam.

3. Konfigurasi Schlumberger

Metode geolistrik konfigurasi Schlumberger memiliki prinsip tertentu dalam pengerjaannya. Prinsip konfigurasi ini adalah dipusatkan pada jarak, dimana ideal jarak dibuat sekecil-kecilnya sehingga jarak idealnya tidak akan berubah.

Berhubung terdapat keterbatasan kepekaan alat ukur, akhirnya ketika jarak AB telah relatif besar, maka jarak MN pun harus berubah. Perubahan jarak MN ini idealnya tidak lebih besar dari 1/5 jarak AB.

Metode geolistrik ini memiliki kelemahan yaitu hasil interpretasi tegangan pada elektroda MN adalah lebih kecil terutama ketika jarak AB lumayan jauh, sehingga dibutuhkan alat ukur khusus dengan karakteristik tegangan minimal 2 atau 4 digit di belakang koma.

Sedangkan keunggulan dari metode Schlumberger adalah dapat mendeteksi adanya sifat yang sama pada lapisan batuan yang terletak di atas permukaan tanah. Cara efisiennya yaitu dengan membandingkan nilai resistivitas  apabila terjadi perubahan jarak pada elektroda.

Parameter yang diukur :

4)      Jarak antara stasiun dengan elektroda-elektroda

5)      Arus

6)      Beda potensial

Parameter yang dihitung:

4)      Tahanan jenis

2)      Faktor geometrik

6)      Resistivitas semu

Metode geolistrik dengan konfigurasi Schlumberger ini dalam penganalisaan data menggunakan 2 cara diantaranya adalah;

  • Matching Curve

Teknik ini adalah bagian dari proses penginterpretasian secara vertikal electrical sounding (VES) hingga akhirnya diperoleh sebuah data dalam bentuk horizontal.

Metode ini melibatkan perbandingan dari pengukuran kurva dengan kurva induk. Teknik kurva untuk interpretasi Schlumberger menggunakan Ebert Graph. Ada pula yang menggunakan 2 lapisan kurva induk.

  • Software IPI2win

Metode geolistrik dengan teknik ini banyak dipakai untuk memecahkan problem geologi sesuai dengan kurva pendugaan.

4. Konfigurasi Dipole-Dipole

Metode geolistrik dipole-dipole adalah salah satu metode yang dapat diterapkan untuk mendapatkan gambaran bawah permukaan tanah pada objek yang penetrasinya diperkirakan lebih dalam jika dibandingkan dengan metode sounding lainnya.

Misalnya saja seperti konfigurasi Wenner dan Schlumberger. Penggunaan metode ini juga sering dipakai untuk survei resistivitas sebab metode ini memiliki efek elektromagnetik yang rendah yang terjadi antara sirkuit arus dan potensial.

Adapun susunan elektroda konfigurasi ini terlihat terdapat jarak yang sama antara dua elektroda arus dan elektroda potensial.

Pengukuran jarak elektroda dilakukan dengan memindahkan elektroda yang memiliki nilai potensial pada suatu penampang dengan elektroda berarus tetap. Selanjutnya pemindahan elektroda arus pada jarak berikutnya akan diikuti oleh pemindahan elektroda potensial.

Konfigurasi Dipole-Dipole memiliki 2 bagian utama yaitu elektroda AB dan MN yang letaknya tidak segaris dan simetris seperti gambar berikut;

Untuk menghitung nilai resistivitas konfigurasi ini adalah dengan sebuah rumus sederhana yaitu;

5. Metode VES

Metode geolistrik VES adalah teknik geofisika yang digunakan untuk menentukan nilai resistivitas medium bawah tanah dengan cara mengukur beda potensial dari arus yang dihantarkan. Mengukurnya harus vertikal dengan dua buah elektroda logam.

Berhubung kajian geolistrik ini adalah arah vertikal, target pengukurannya terletak pada perlapisan, bedding atau kontak geologi yang sifatnya cenderung horizontal.

Hasil dari pengukuran metode ini adalah model pelapisan sebagai fungsi kedalaman dimana masing-masing lapisan memiliki beragam nilai resistivitas. Nilai tersebutlah yang digunakan untuk mendapatkan penamaan dalam dunia geologi.

Pengukuran metode konfigurasi VES pada umumnya menggunakan konfigurasi Wenner dan Schlumberger karena memiliki keunggulan yang lebih banyak. Utamanya untuk meminimalisir suara permukaan serta mempunyai respon sinyal yang lebih kuat dan bagus.

6. Metode Polarisasi Terinduksi

Metode geolistrik polarisasi terinduksi adalah salah satu metode yang pertama kali dilakukan oleh Conrad Schlumberger yang awalnya disebut sebagai provoked polarization. Tujuan penggunaan metode ini cukup beragam.

Salah satunya adalah untuk mengukur pusat ukur di dalam sebuah medium karena adanya pengaruh arus listrik yang melewatinya. Polarisasi umumnya lebih banyak terjadi pada medium yang banyak mengandung logam dan mineral.

Oleh sebab itu, metode ini sangat cocok untuk mengukur eksplorasi mineral logam karena keberadaan keduanya dapat terdeteksi sesuai dengan sifat fisika yang dimiliki. Metode geolistrik ini juga memiliki prinsip kerja tersendiri.

Harga Jasa Geolistrik

Prinsipnya adalah arus listrik dialirkan ke dalam tanah melalui elektroda arus dan mengukur potensial listrik dengan elektroda potensial. Apabila arus listrik terputus, maka potensial listriknya akan langsung bernilai nol.

Akan tetapi dalam prakteknya, tegangan tersebut tidak langsung nol, terdapat jeda waktu beberapa saat hingga akhirnya menuju nol. Kejadian inilah yang disebut sebagai efek polarisasi terinduksi. Adapun mediumnya disebut dengan batuan polarisabel.

Metode satu ini memiliki kelebihan yaitu dapat mendeteksi adanya mineral sulfida yang bahkan letaknya tak teratur dan tersebar. Jadi, metode ini cocok untuk memperoleh cadangan mineral sulfida yang berasosiasi dengan emas, bijih logam dan bijih besi.

Dalam pengukurannya metode ini menggunakan 2 domain yaitu frekuensi domain dan time domain. Kedua pengukuran ini memberikan manfaat masing-masing sesuai dengan prinsip kerja yang digunakan.

Kelebihan Dan Kekurangan Konfigurasi Elektroda

Meskipun metode geolistrik memiliki banyak metode konfigurasi, ternyata masih banyak kelebihan dan kekurangan dari masing-masing metode yang dirasakan oleh penggunanya antara lain;

1. Konfigurasi Schlumberger

Metode konfigurasi Schlumberger adalah metode favorit yang paling banyak digunakan untuk menghitung tahanan jenis tanah. Keunggulan metode ini adalah kemampuan untuk mendeteksi adanya sifat tidak sama antara lapisan batuan pada permukaan.

Sedangkan kelemahan metode geolistrik jenis ini adalah hasil pembacaan pada elektroda  MN yang kecil ketika AB letaknya sangat jauh.

Dengan kelemahan ini, tetap saja metode ini banyak digunakan karena hasil pembacaan pengukuran batuan yang lebih akurat serta lebih efisien dibandingkan dengan konfigurasi lainnya.

2. Konfigurasi Dipole-Dipole

Pengukuran konfigurasi Dipole-Dipole memiliki cara yang berbeda baik dengan konfigurasi Wenner atau Schlumberger dimana konfigurasi ini menggunakan elektroda potensial yang diletakkan berjauhan dengan elektroda arus.

Kelebihan konfigurasi ini adalah tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal atau jauh lebih murah dibanding dengan konfigurasi lainnya. Konfigurasi ini juga  dipakai untuk pemetaan.

Adapun kekurangannya adalah kualitas sinyalnya yang berbanding terbalik dengan konfigurasi lainnya. Oleh sebab itu konfigurasi ini jarang digunakan di lapangan.

3. Konfigurasi Wenner

Metode geolistrik dengan konfigurasi Wenner dilakukan dengan cara meletakkan titik elektroda dan memiliki perbedaan jarak antara satu dengan yang lain. Elektroda yang berdekatan akan memiliki jarak yang sama.

Kelebihan konfigurasi ini adalah apabila digunakan untuk pengukuran memiliki nilai eksentrisitas yang tidak terlalu besar. Selain itu konfigurasi ini juga mempunyai sinyal yang bagus sehingga sering digunakan dalam metode geolistrik aktif dan pasif.

Sedangkan kekurangan metode ini adalah tidak bisa mendeteksi kesamaan pada batuan di dekat permukaan yang nantinya berpengaruh pada proses perhitungan.Biaya menggunakan metode ini juga lumayan mahal karena setiap pindah tempat kabel harus diganti yang lebih panjang.

Adanya metode geolistrik ini sangat membantu untuk pengukuran batuan atau lapisan di bawah permukaan tanah. Menggunakan arus listrik dapat mempercepat sekaligus membuat waktu terasa efisien dengan hasil yang cepat. Jika anda sedang membutuhkan jasa untuk melakukan kegiatan survey geolistrik ini. Pilihlah penyedia jasa yang sudah berpengalaman dan memiliki portofolio pekerjaan yang bagus.

Borairsurvey sebuah usaha yang menyediakan jasa survey geolistrik yang telah berpengalaman dan telah mengerjakan proyek sumur bor baik individu maupun untuk perusahaan. Untuk melihat hasil pekerjaan borairsurvey anda bisa langsung mengecek pada laman berikut https://borairsurvey.org , borairsurvey siap melayani pesanan perihal survey dengan metode geolistrik dengan baik dan profesional.

Belum ada Komentar untuk Metode Geolistrik

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Metode Geolistrik

jasa survey geolistrik

Jasa Bor sumur Bandung

Jasa Bor Sumur Bandung Jasa bor sumur  bandung untuk lokasi keras berbatu kondisinya maka pengeboran untuk pembuatan jasa sumur bor di bandung Jawa barat dan Seluruh wilayah Jawa Barat masih bisa dilakukan, ini karena pembuatan  sumur bor di Bandung keras... Selengkapnya

jasa geowater detector

Jasa Geolistrik Plus Geowater Detector

Jasa Geolistrik Plus Geowater Detector Jasa survey geolistrik plus geo water detector adalah jasa survey terlengkap, Ketika akan memilih jasa survey geolistrik plus geowater detector untuk mencari sumber air saat ini sangat mudah dimana jasa geolitrik geowater detector dapat melakukan... Selengkapnya

survey geolistrik

Survey Geolistrik: Solusi Efisiensi dan Efektivitas Pencarian Titik Sumur Bor

T 21 July 2021 F A admin

Air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Tidak hanya untuk konsumsi, guna air juga penting di segala keperluan sehari-hari, termasuk dalam sanitasi, yaitu mandi atau mencuci. Di sini, jasa survey geolistrik memegang peranan penting dalam pencarian sumber air. Bayangkan jika... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa borairsurvey.

Telepon
Whatsapp